Monday, April 9, 2007

Sex dan Janin

Kehamilan merupakan masa perubahan dalam aspek kehidupan, termasuk seksual. Sebagian wanita yang belum pernah mengalami orgasme atau nafsu sex tiba-tiba merasakan keduanya sewaktu hamil. Wanita lainnya karena terbias mengalami gairah seksual dan mudah mencapai orgasme tiba-tiba kurang bernafsu dan sukar orgasme. Perubahan-perubahan dalam sikap seksual ini bisa membingunkan, menimbulkan rasa bersalah, mengembirakan atau kombinasi yang membingunkan dari ketigannya.
Banyak pasangan suami istri yang kurang tahu tentang apa yang akan mereka hadapi atau tidak akan mereka hadapi dalam berhubungan intim. Akibatnya banyak pasangan menjadi ragu-ragu perihal langkah yang harus diambil. Untuk membantu menghilangkan rasa takut dan kawatir, serta melakukan (atau tidak melakukan ) hubungan dengan lebih tenang dan menyenangkan perlu diketahui mengapa bersenggama diwaktu hamil berbeda dengan saat-saat lainnya. Hal ini karena ada banyak perubahan yang mempengaruhi minat senggama yaitu
 Mual dan muntah
 Keletihan
 Perubahan bentuk tubuh
 Menyempitnya genital
 Nyeri tekan pada payudara
 Perubahan pada sex vagina
 Perdarahan kepekaan mulut rahim (cervix)
 Bocornya colostrums
 Takut melukai janin/menyebabkan keguguran
 Takut orgasme akan merangsang timbulnya keguguran/kelahiran dini
 Takut janin “melihat” atau “menyadari”
 Takut senggama mengakibatkan infeksi
 Kemarahan yang tidak disadari dsb
Kebanyakan wanita menghindari senggama selama kehamilan. Namun bila pernah mengalami keguguran atau kelahiran prematur, mintalah saran pada dokter kandungan.
Seiring dengan membesarnya perut, tentu tak nyaman lagi melakukan senggama dengan posisi pasangan (suami) diatas. Ada beberapa posisi yang aman dan nyaman dalam melakukan senggama saat hamil yaitu :
 Wanita diatas pasangannya
 Pasangan(suami) berbaring bersisihan, dan berada diposisi yang sama
 Melakukannya dari belakang (posisi menunging).
Bagaimanapun posisinya sebaiknya melakukan senggama dengan lembut serta jangan terlalu kuat dan dalam.
Apakah sex dapat mencederai janin? Alat kelamin pria (Penis) tidak dapat mencapai rahim dan janin aman dalam cairan amniotik yang melindunginya dari getaran, selain itu “mucous plug” (sumbat lender) pada mulut rahim bertugas menahan. Orgasme pada ibu, dan prosta glandin pada air mani (kecuali pakai kondom) dapat menimbulkan kontraksi rahim. Yang mungkin masih berlanjut setelah hubungan sex berhenti. Kontraksi pada rahim adalah hal yang wajar yang tetap ada meskipun biasanya tidak terasa pada reproduksi wanita. Akibat orgasme pada fetus belum diketahui, namun tampanya berakibat menguntungkan. Saat wanita mencapai orgasme kontraksi uterus akan memberikan tabahan darah dari pembuluh darah kepada janin.
Kapan sebaiknya membatasi hubungan sex/senggama?
 Setiap terjadi perdarahan yang tidak diketahui penyebabnya
 Selama trimester pertama bila seorang wanita memiliki riwayat keguguran atau terancam keguguran atau menunjukan tanda-tanda akan terjadinya keguguran selama hamil
 Selama 8 – 12 minggu terakhir bila seorang wanita memilki riwayat kelahiran prematur atau terancam kelahiran premature
 Bila membran janin (kantung ketuban) telah pecah
 Bila diketahui plasenta berada dalam posisi abnormal, dekat atau melewati rahim (plasenta letak rendah atau plasenta previa) sehingga bisa terlepas secara prematur mengancam jiwa ibu dan janin
 Pada trimester terakhir, bila mengalami kehamilan ganda (kembar)
Sekalipun kwalitas atau kuantitas senggama tidak seperti sebelum hamil, pengertian tentang apa yang terjadi dalam dinamika hubungan selama hamil dapat membuat hubungan batin tetap kuat, bahkan bertambah kuat tanpa melakukan senggama yang sering atau hebat.


Wanita Merupakan Tiang Negara

Berbicara mengenai wanita sebenarnya berbicara mengenai ahklak. Apabila wanita itu baik, maka masyarakatpun akan cenderung baik, dan apabila wanita itu rusak maka masyarakat akan cenderung rusak.
Wanita merupakan bagian terbesar dari komunitas secara umum. Seandainya wanita benar-benar memahami ilmu pengetahuan, agama, hukum dan syariat-syariat Allah mereka seperti perguruan tinggi yang setiap tahunnya mengeluarkan generasi-generasi baru yang tangguh. Seperti yang dikatakan seorang penyair, Syauqi : “ seorang ibu adalah lembaga pendidikan yang benar-benar mempersiapkannya berarti telah mempersiapkan sebuah generasi yang benar-benar tangguh”
Ditengah-tengah krisis moral dan krisis aklak seperti sekarang ini, banyak wanita yang terjerumus kelembah kenistaan dengan memanfaatkan keindahan tubuh dan kecantikan wajah. Bahkan sesuatu yang dulunya sangat tabu dibicarakan kini menjadi tontonan setiap saat.
Ditengah terbentangnya berbagai sarana informasi yang tak lagi mengenal batas ruang dan waktu wanita diekspos dan dikomersialkan. Ini merupakan bentuk penistaan bagi wanita. Namun hanya sediki wanita yang protes hal tersebut.
Banyak wanita yang lalai dengan peran-peran mulianya dalam keluarga. Ketika ada wanita yang bercita-cita menjadi “IBU RUMAH TANGGA YANG BAIK” malah ditertawakan dan dianggap remeh. Padahal cita-cita itu sangatlah mulai dan sangat luas maknanya. Karena seorang ibu rumah tangga yang baik yaitu seorang ibu yang baik dalam mengurus dan mengatur rumah baik dalam melayani suami, baik dalam membimbing dan mendidik anak-anaknya. Dia akan menjadi suritauladan dan kebanggan bagi keluarganya. Dalam menjalankan peran mulianya atas dasar ilmu dan betul-betul dipersiapkan. Dan dia tidak akan berhenti untuk mencari ilmu.
Wanita pada jaman ini memilki peranan yang sangat besar. Ditengah-tengah kebodohan, kerusakan, kebobrokan, dan kesia-siaan yang dilakukan banyak orang, baik itu laki-laki maupun wanita itu sendiri. Wanita harus betul-betul mempersiapkan ilmu dan selalu belajar agar dapat mencetak generasi-generasi yang tangguh. Wanita merupakan tiang negara jika wanitanya baik maka selamatlah negara dan jika wanitannya rusak maka hancurlah Negara.


Friday, April 6, 2007

Deteksi Dini Stres pada Janin

Gerakan janin merupakan kegembiraan utama dari proses kehamilan. Setelah janin mulai bergerak (usia minggu ke – 18 ) timbulah kecemasan baru jika sewaktu-waktu gerakan janin menghilang atau tidak cukup sering. Frekuansi gerakan memang sangat variasi dan bisa sangat kacau. Meskipun janin bergerak setiap saat, namun hanya gerakan cukup kuat yang dapat dirasakan karena posisi janin menghadap dan menendang kedalam. Bisa juga saat ibu tertidur bayi aktif, karena banyak bayi yang waktu aktifnya adalah tengah malam.


Gerakan janin biasanya menjadi lebih tertatur dan menetap, batas masa aktif dan istirahatnya menjadi lebih jelas pada usia 28 hingga 32 minggu. Dan dari hasil penelitian dianjurkan agar sejak minggu ke – 28 ibu hamil sebaiknya memeriksa gerakan janinya setiap 2 kali sehari. Sekali pada pagi hari saat gerakan cenderung lebih sedikit dan sekali pada malam hari saat gerakan lebih banyak.

Ibu dapat memantau gerakan janinnya dengan cara yang cukup mudah, tidak rumit dan juga aman bagi ibu maupun janin dengan cara membuat grafik gerakan janin “grafik tendangan”

Grafik tendangan merupakan grafik hitungan aktifitas janin dan digunakan di rumah sakit. Namun ibu bisa melakukan sendiri dirumah caranya dengan cara mencatat 10 gerakan pertama janin selama 12 jam sejak jam 9 pagi. Setelah merasakan tendangan ke – 10 catatlah pada grafik, lanjutkan esok harinya. Hitung setiap gerakan janin yang terjadi ( tendangan, kedutan, desisi, bergulir). Berhentilah menghitung ketika mencapai angka 10 dan catat waktunya. 10 gerakan ini sering kali bisa didapatkan 10 menit. Kadang-kadang lebih lama dari itu. Bila belum mencapai angka 10 dalam satu jam, minumlah susu atau makan-makan ringan; kemudian berbaring, bersantailah dan mulailah menghitung kembali.

Sebagai contoh, bila ibu mulai pada hari senin dan gerakan ke – 10 tercatat pada pukul 11.40 pagi hitamkan kotak pada pukul 11.40 pagi. Lalu ulangi lagi pada pukul 9 pagi pada esoknya, demikian seterusnya. Jika pada pukul 9 malam (12 jam kemudian ) hitungan kurang dari sepuluh, isikanlah hitungan sesunguhnya pada bagian garis tebal hitam. Jika selama 2 hari berturut-turut, tidak ada sepuluh gerakan (lihat A pada grafik), atau dalam sehari tidak ada gerakan sama sekali (lihat B). selekasnya hubungi bidan atau dokter. Supaya bidan atau dokter dapat memeriksa denyut jantung janin atau bisa minta tolong dokter untuk melakukan USG. Meskipun kepasifan janin belum tentu merupakan masalah, kadang-kadang hal ini menunjukan adanya stres pada janin. Dalam kondisi seperti ini perlu adanya tindakan kebidanan. Yang penting, hasil USG menunjukan bahwa denyut jantung janin tetap kuat dan aktifitas janin terlihat normal.

Blog Archive

Pesan Kesan