Friday, April 6, 2007

Deteksi Dini Stres pada Janin

Gerakan janin merupakan kegembiraan utama dari proses kehamilan. Setelah janin mulai bergerak (usia minggu ke – 18 ) timbulah kecemasan baru jika sewaktu-waktu gerakan janin menghilang atau tidak cukup sering. Frekuansi gerakan memang sangat variasi dan bisa sangat kacau. Meskipun janin bergerak setiap saat, namun hanya gerakan cukup kuat yang dapat dirasakan karena posisi janin menghadap dan menendang kedalam. Bisa juga saat ibu tertidur bayi aktif, karena banyak bayi yang waktu aktifnya adalah tengah malam.


Gerakan janin biasanya menjadi lebih tertatur dan menetap, batas masa aktif dan istirahatnya menjadi lebih jelas pada usia 28 hingga 32 minggu. Dan dari hasil penelitian dianjurkan agar sejak minggu ke – 28 ibu hamil sebaiknya memeriksa gerakan janinya setiap 2 kali sehari. Sekali pada pagi hari saat gerakan cenderung lebih sedikit dan sekali pada malam hari saat gerakan lebih banyak.

Ibu dapat memantau gerakan janinnya dengan cara yang cukup mudah, tidak rumit dan juga aman bagi ibu maupun janin dengan cara membuat grafik gerakan janin “grafik tendangan”

Grafik tendangan merupakan grafik hitungan aktifitas janin dan digunakan di rumah sakit. Namun ibu bisa melakukan sendiri dirumah caranya dengan cara mencatat 10 gerakan pertama janin selama 12 jam sejak jam 9 pagi. Setelah merasakan tendangan ke – 10 catatlah pada grafik, lanjutkan esok harinya. Hitung setiap gerakan janin yang terjadi ( tendangan, kedutan, desisi, bergulir). Berhentilah menghitung ketika mencapai angka 10 dan catat waktunya. 10 gerakan ini sering kali bisa didapatkan 10 menit. Kadang-kadang lebih lama dari itu. Bila belum mencapai angka 10 dalam satu jam, minumlah susu atau makan-makan ringan; kemudian berbaring, bersantailah dan mulailah menghitung kembali.

Sebagai contoh, bila ibu mulai pada hari senin dan gerakan ke – 10 tercatat pada pukul 11.40 pagi hitamkan kotak pada pukul 11.40 pagi. Lalu ulangi lagi pada pukul 9 pagi pada esoknya, demikian seterusnya. Jika pada pukul 9 malam (12 jam kemudian ) hitungan kurang dari sepuluh, isikanlah hitungan sesunguhnya pada bagian garis tebal hitam. Jika selama 2 hari berturut-turut, tidak ada sepuluh gerakan (lihat A pada grafik), atau dalam sehari tidak ada gerakan sama sekali (lihat B). selekasnya hubungi bidan atau dokter. Supaya bidan atau dokter dapat memeriksa denyut jantung janin atau bisa minta tolong dokter untuk melakukan USG. Meskipun kepasifan janin belum tentu merupakan masalah, kadang-kadang hal ini menunjukan adanya stres pada janin. Dalam kondisi seperti ini perlu adanya tindakan kebidanan. Yang penting, hasil USG menunjukan bahwa denyut jantung janin tetap kuat dan aktifitas janin terlihat normal.

0 comments:

Blog Archive

Pesan Kesan